Pajak Hotel Restoran

Monitoring Data Transaksi Pajak Hotel & Restoran

Setelah melakukan wawancara dengan beberapa dinas yang terkait dengan pajak hotel dan restoran, sementara dapat disimpulkan bahwa rata dinas atau badan daerah terkait menerapkan 4 jenis solusi untuk melakukan monitoring pajak hotel dan restoran. Yaitu dengan tapping box, web service, host to host dan POS (point of sales).

Baca juga: Memperkenalkan sistem monitoring BimaPHR

Tapping box adalah solusi merekam transaksi dengan cara menempatkan suatu alat untuk merekan pergerakan data dari komputer kasir menuju printer. Spool file printer akan diekstrak untuk kemudian menjadi suatu data yang selanjutnya akan dikirimkan ke server dinas pendapatan melalui koneksi internet pada tapping box. Solusi ini sangat baik untuk diberikan pada usaha dengan tipe POS dengan perangkat si ke printer. Namun seperti diketahui port untuk printer bisa keluar dari mana saja.

Solusi kedua adalah dengan web service adalah solusi yang diterapkan pada hotel yag memiliki lebih dari 1 kasir tempat pembayaran dan transaksi yang terjadi tidak selalu melalui mesin kasir, bisa saja terjadi secara online. Solusi webservice ini dianggap paling baik, namun setup sistemnya cukup kompleks dan penerapannya pun tidak mudah. Tidak semua hotel mau membuka databasenya untuk solusi ini, karena biasanya dianggap tidak aman untuk database hotel atau sistem hotel. Tentu saja kebutuhan utama dari web service adalah adanya akses ke database transaksi wajib pajak.

Host to host mungkin adalah solusi dimana server wajib pajak terhubung langsung dengan server dinas pendapatan, dimana mungkin terkendala akses ke database wajib pajak karena sesuatu hal. Untuk itu wajib pajak akan meletakkan file rekapitulasi harian pada suatu tempat untuk diambil oleh dinas pendapatan hari ke hari secara host to host. Tapi kembali, yag namanya hasil rekapitulasi manual dan dibentuk secara manual tentu validnya data tidak dapat dipastikan, apakah ada pengurangan jumlah trasaksi atau tidak.

Untuk solusi keempat adalah menyediakan point of sales bagi wajib pajak yang masih bertransaksi secara manual. POS yang disediakan adalah gawai pintar yang dirancang lengkap dengan printer struk. Yang sekarang banyak beredar dan memiliki harga cukup terjangkau adalah POS bermerek sunmii. Perangkat POS yang diserahkan ini kemudian diisikan aplikasi POS yang dinas adakan kerjasama dengan, misalnya POS zeepos. Namun solusi ini bukan tanpa kendala karena lebih sering POS tersebut tidak digunakan untuk transaksi, malah sebalik nya bertransaski manual.

Kira-kira 4 jenis hal tersebut yang sekarang menjadi solusi untuk tapping transaksi pajak hotel dan restoran, masih terdapat kendala dalam implementasi. Masalah keamanan dan sebagainya. Belum lagi dengan munculnya online kasir (POS) berbasis cloud, yang mungkin tidak dapat diselesaikan dengan 4 solusi diatas.

Related Posts

Leave a Reply