Solusi tapping

Mungkinkah ada solusi tapping berbeda

Empat solusi yang telah digunakan selama ini untuk melakukan tapping trasaksi pajak hotel dan restoran adalah dengan perangkat tapping box, web service, host to host dan POS online. Masing-masing solusi tersebut untuk kasus yang berbeda-beda.

Baca juga: BimaPHR – Tapping Apps

Di era IT dan infrastruktur internet yang semakin berkembang pesat, terutama internet seluler yang sekarang sudah jamak dengan sinyal 4G yang cukup baik ter cover dibanyak wilayah untuk berbagai provider telekomunikasi. Dengan semakin banyak diadopsinya gawai pintar untuk kebutuhan bisnis yang salah satunya menjamurnya layanan online kasir berbasis komputasi awan.

Pebisnis mulai banyak mengadopsi layanan POS online, terlalu banyak kemudahan yaang ditawarkan. Harga layanan pun sangat terjangkau. Fitur yang ditawarkan semakin bervariasi, yang tidak hanya tentang kasir online, tapi juga stok, keuangan dan akuntansi serta banyak lagi diferensiasinya. Yang pasti lebih banyak digunakan adalah yang memiliki kompatibiltas terbaik.

Penggunaan POS online ini memunculkan tantangan baru untuk melakukan tapping. Tapping box gagal men-tapping karena koneksi ke printer tidak melalui kabel, kemudian web service juga perlu proses yang cukup panjang karena haru bekerjasama dengan pemilik layanan POS, begitu juga host to host, dan tentunya apabila memberikan perangkat POS gratis sekaligus aplikasi berarti dinas mengeluarkan budget untuk wajob pajak yang sebenarnya sudah digital dan online, cukup mubasir dan boros.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin disrupt sepertinya solusi solusi lama semakin tidak dapat digunakan. Bayangkan ketika bisnis sebagai objek PHR beralih secara masif ke layanan POS online berbasis cloud yang bervariasi. Sekarang kita bisa sebut beberapa nama di tanah air, ada mokapos, pawoon, beepos, olsera, folio, omegapos, deal, iseller, nuta dan ipos, tentunya masih banyak lagi. Bayangkan bagaimana dinas pendapatan beserta vendor penyedia sistem harus mengadakan kerjasama dengan kesemua vendor penyedia layanan.

Perlu banyak usaha ekstra, tapi bagaimana bila proses tapping adalah solusi algoritma cerdas mengenali secara spesifik layar POS untuk pengambilan citra digital kemudian mengambilnya kemudian mengenalinya ulang, memprosesnya dan meyimpannya dalam database. Solusi ini tidak perlu akses database server, tidak perlu tapping spool printer, dan karena bisnis kian maju penggunaan teknologi semakin masif, membelikan POS online untuk wajib pajak pun jadi tidak perlu. Bayangkan anggaran termurah untuk satu perangkat berkisar minimal 3 juta rupiah belum termasuk aplikasi POS nya. para pebisnis wajib pajak itu sendiri telah menjadi POS online sebagai kebutuhan pokok, mereka tidak selalu hadir tapi mereka dapat mengontrol segalanya melalui layanan aplikasi POS yang mereka gunakan, dan kemampuan men tapping semua jenis mobile online POS tersebut jadi hal mutlak untuk dimiliki oleh dinas pendapatan.

Related Posts

Leave a Reply